Pages

Selasa, 12 Maret 2013

Frame Relay


Assalamualaikum Wr. Wb.
Segala puji bagi Allah SWT yang masih memberi kita kesehatan dan kesempatannya, serta tidak lupa salam dan taslim untuk baginda Rasulullah Muhammad SAW.
Untuk postingan kali ini kita akan membahas tentang salah satu teknologi Wide Area Network (WAN) yaitu Frame Relay, sebelum melakukan konfigurasi alangkah baiknya kalau kita meriview seperti “makanan” yang satu ini.


         Jadi frame relay adalah protokol WAN yang beroperasi pada layer pertama dan kedua dari model OSI, dan dapat diimplementasikan pada beberapa jenis interface jaringan. frame relay adalah cara mengirimkan informasi melalui WAN yang membagi informasi menjadi frame atau paket. Masing – masing frame mempunyai alamat yang digunakan oleh jaringan untuk menentukan tujuan. Frame-frame akan melewati switch dalam jaringan frame relay dan dikirim melalui virtual circuit sampai tujuan.


            Seiring dengan perkembangan dunia network frame relay tidak lagi banyak digunakan dalam kesehariannya. Walaupun ada beberapa yang masih setia untuk menggunakannya. Tapi untuk mengejar sertifikasi network, frame relay tetap menjadi materi yang menjadi soal dalam ujian, sehingga mau tidak mau bagi anda yang berminat untuk mendapatkan sertifikat, frame relay harus anda pelajari. Kali ini kita akan mempelajari beberapa skenario dalam frame relay.
Berikut beberpa tipe frame relay yang mesti diketahui
                              Point to point
·           Tidak membutuhkan mapping L2 dan L3, karena cuman ada 1 DLCI saja yang dugunakan pada point to point interface
·           Perintah yang digunakan untuk membuat interface point to point adalah “interface serial 0/0.1 point-to-point”
                               Multipoint
·         Membutuhkan L2 ke L3 mapping bisa secara dynamic menggunakan inverse-arp yakni (frame-relay interface dlci) atau bisa juga menggunakan static mapping (frame-relay map).
·         Secara default main interface pada frame relay adalah multipoint
                                   Hub and Spoke
·         Komunikasi antar spoke dilakukan melalui hub.
·         Pada tipe ini inverse arp (dynamic mapping) hanya bisa berlaku dari spokes ke hub. Sehingga untuk berkomunikasi dari spoke ke spoke yang melalui hub tidak bisa menggunakan dynamic mapping, harus menggunakan static mapping.
·         Penggunaan broadcast keyword cukup satu per DLCI yang digunakan, yaitu menuju hubnya.
Sebuah jaringan frame relay terdiri dari "endpoint" (PC, server, komputer host), perangkat akses frame relay (bridge, router, host, frame relay access device/FRAD) dan perangkat jaringan (packet switch, router, multiplexer T1/E1). Perangkat-perangkat tersebut dibagi menjadi dua kategori yang berbeda: 
·        DTE: Data Terminating Equipment adalah node, biasanya milik end-user dan perangkat internetworking. Perangkat DTE ini mencakup "endpoint" dan perangkat akses pada jaringan Frame Relay. DTE yang memulai suatu pertukaran informasi.
·        
  DCE:
Data Communication Equipment adalah perangkat "internetworking" pengontrol "carrier". Perangkat-perangkat ini juga mencakup perangkat akses, teatpi terpusat di sekitar perangkat jaringan. DCE merespon pertukaran informasi yang dimulai oleh perangkat DTE.



    Suatu jaringan frame relay sering digambarkan sebagai awan frame relay (frame relay cloud), karena jaringan frame relay network bukan terdiri dari satu koneksi fisik antara "endpoint" dengan lainnya, melainkan jalur/path logika yang telah didefinisikan dalam jaringan. Jalur ini didasarkan pada konsep virtual circuit (VC). VC adalah dua-arah (two-way), jalur data yang didefinisikan secara software antara dua port yang membentuk saluran khusur (private line) untuk pertukaran informasi dalam jaringan.Terdapat dua tipe virtual circuit (VC), yaitu switched virtual circuit adalah koneksi sementara yang digunakan ketika terjadi transfer data antar perangkat DTE melewati jaringan Frame Relay dan Permanet Virtual Circuit adalah jalur/path tetap, oleh karena itu tidak dibentuk berdasarkan permintaan atau berdasarkan "call-by-call". Walaupun jalur aktual melalui jaringan berdasarkan variasi waktu ke waktu (TDM) tetapi "circuit" dari awal ke tujuan tidak akan berubah. PVC adalah koneksi permanen terus menerus seperti "dedicated point-to-point circuit”.

   Demikian penulis berkoar-koar tentang frame relay, setidaknya ini menjadi bahan pengetahuan kepada pembaca. Untuk simulasi dan konfigurasi akan dibahas pada postingan selanjutnya.

1 komentar:

  1. Mantap gan.. thx infonya.. tp ada bberapa istilah (alias banyak) yg belum sy mengerti, sperti tipe2 Frame Relay.. mhn bisa dijelaskan dasar2 dari frame relay tersebut...
    (y)

    BalasHapus